Seseorang Itu Adalah Kamu
Orang yang telah menuliskan puisi indah itu adalah dia yang tak sengaja kukenali. Namanya...... Ah tidak, aku tidak bisa menyebutkannya di sini. Lagi-lagi aku adalah seorang gadis cupu yang penakut, yang bisanya betah lama-lama di rumah, yang setiap malam sebelum tidur senangnya berimajinasi. Membayangkan hal-hal hebat itu dapat kuraih. Tak lepas juga pada kata yang selalu saja terngiang di kepala. Aku tahu itu hanyalah kata, yang kau susun begitu rapi seakan-akan membuatku mencintai puisimu melebihi karyaku, yang pada kenyataannya puisimu ditujukan bukan untukku. Aku hanya bayang yang tak sengaja menemukan seorang pangeran. Aku hanya bayang yang bisanya melihatmu dari belakang. Dengan terus mengikuti ke mana langkah puisi itu kau tuju. Hanya bisa seperti itu. Entah sampai kapan rasa kagum ini terus mengikutimu. Entah sampai kapan perasaan bahagia sekaligus khawatir ini terus bersamaku. Aku bahagia karena setidaknya kau anggap aku ada. Aku pun khawatir, jika yang sudah ka...